Tragedi Berdarah di KM Belanak, 10 Warga Nias Terkapar Ditikam. Lihat Daftar Korbannya…

Pelaku penikaman, Talimbowo Laia alias Ama Roba, juga ikut dirawat di RSUD Gunung Sitoli karena terluka saat diamankan. (medansatu.com/facebook/irwanto hulu)

MEDANSATU.COM, Nias – Tragedi berdarah terjadi di atas Kapal Motor (KM) Belanak rute Sibolga-Gunungsitoli, Sumatera (Sumut). Sebanyak 10 orang penumpang kapal terkapar ditikam seorang penumpang yang mengamuk.

Pelaku penikaman diketahui bernama Talimbowo Laia alias Ama Roba, warga Desa Sonogeu, Kecamatan Amandraya, Nias Selatan (Nisel).

Informasi yang dihimpun medansatu.com, Jumat (11/3/2016) menyebutkan, insiden itu terjadi sekira pukul 05.00 WIB saat kapal mendekati Pelabuhan Angin, Gunungsitoli.

Tanpa sebab, tiba-tiba saja pelaku berteriak sambil berlari memegang pisau. Senjata tajam itu dikibaskan ke kanan-kirinya sehingga melukai penumpang lain. Melihat penumpang bergelimpangan, penumpang lainnya meringkus pelaku dan mengamankannya.

Kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Nias. Kasat Reskrim Polres Nias, AKP SK Harefa, melalui Paur Humas Aiptu O. Daeli membenarkan insiden itu.

Dia mengatakan, seluruh korban telah dibawa ke RSUD Gunungsitoli, termasuk pelaku yang mengalami sejumlah luka karena melawan saat akan diamankan.

BERITA REKOMENDASI GOOGLE

Loading...
banner imaji
Web Analytics