Mertua dan Menantu plus 2 Siswi SMA Dicabuli Dukun Palsu Sekaligus di Labuhanbatu

PHS dan Yln saat ditangkao di boat penyerangan di tangkahan Sei Jawi-jawi. (medansatu.com/dedi azhari)

MEDANSATU.COM, Labuhanbatu – Sebanyak 8 wanita jadi korban pencabulan dukun palsu di Panai Tengah, Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), Senin (17/7/2017).

Di antara para korban terdapat mertua dan menantunya sekaligus, ada juga dua anak di bawah umur yang masih siswi SMA.

Dalam aksinya, dukun palsu asal Rantauprapat berinisial PHS (54) tersebut dibantu istrinya, Yln (26).

6 dari 8 wanita korban dukun palsu di Labuhanbatu. (medansatu.com/dedi azhari)

PHS berhasil memperdaya para korbannya karena mengaku bisa membersihkan roh jahat di tubuh korbannya dengan cara melakukan hubungan suami istri.

Tampilan PHS sebenarnya tak meyakinkan sebagai seorang dukun. Ia sendiri cacat. Kaki bagian kanannya puntung sebatas lutut. Untuk berjalan, ia harus memakai tongkat. Namun kepandaiannya berbicara membuat para korban terjebak.

Para korbannya masing-masing berinisial Wt (28), Id (46) dan menantunya Jl (26). Kemudian, Ll (15)-siswi SMA, Ind (36), dan Nrd (15)-siswi SMA. Lalu, Gn (36) dan Ln (24). Seluruh korban merupakan warga Panai Hulu.

Loading...
banner imaji
Web Analytics