Ketua Kwarnas Ingin Pramuka di Bawah Kemendikbud, Bukan Kemenpora Lagi, Ini Alasannya…

Adhiyaksa Dault (foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Jakarta – Pramuka seharusnya berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), bukan di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) seperti saat ini.

Hal itu diungkapkan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault usai penutupan Raimuna Nasional XI di Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur seperti dilansir detik.com, Senin (21/8/2017)

Adhyaksa punya alasan mengapa dia menginginkan hal tersebut. Dia mengatakan bila organisasi pemuda yang berada di bawah naungan Kemenpora adalah yang berlandaskan politik. Sementara Pramuka, tidak ada unsur politik di dalamnya.

“Segera untuk (Pramuka) dipindahkan ke Kemendikbud. Karena menurut saya, organisasi pemuda yang kategori politik, itu yang dipegang Menpora. Kalau Pramuka kan bukan politik. Harusnya tupoksinya di Mendikbud,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Adhyaksa juga mempertanyakan dana untuk Pramuka yang terus berkurang dari tahun ke tahun. Menurutnya, sejak Imam Nachrowi menjadi Menpora, Pramuka hanya mendapat Rp 10 miliar per tahun dari yang awalnya Rp 45 miliar.

“Pas jaman saya jadi Menpora, untuk Pramuka itu Rp 45 miliar. Semakin kesini makin turun. Pas jaman Andi Malarangeng masih Rp 45 miliar. Sekarang Rp 10 miliar,” sebutnya.

Lebih lanjut, Adhyaksa menyebut bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan akan memberikan bantuan pada Pramuka sebesar Rp 15 miliar. Hal tersebut dikatakan Adhyaksa setelah Presiden mengetahui bila dana tahunan Pramuka sebesar Rp 10 miliar sudah digunakan semua untuk kegiatan Raimuna Nasional XI.

“Presiden kemarin bilang siap membantu Rp 15 miliar. Belum tahu kapan turun tapi dibilang akan bantu. Ini sedang kita koordinasikan lagi,” tutupnya. (sumber: detik.com)

BERITA REKOMENDASI GOOGLE

Loading...
banner imaji
Web Analytics