Kesaksian Mengerikan Muslim Rohingya yang Berhasil Mengungsi ke Medan…

Kamal Hussein Arakani, pemuda muslim Rohingya di penampungan Hotel Beraspati, Medan. (medansatu.com/suheri)

MEDANSATU.COM, Medan – Inilah kesaksian mengerikan muslim Rohingya yang selamat dari kekejaman militer Myanmar dan berhasil mengungsi ke Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Bukanlah hal yang mudah bagi muslim Rohingya untuk kabur saat genosida atau pembantaian massal terjadi. Mereka butuh perjuangan yang kuat demi bebas dari kekejian militer Myanmar dan kelompok ekstrimis Budha.

Adalah Kamal Hussein Arakani (28) adalah seorang pemuda Rohingya yang berhasil kabur dari kejaran militer Myanmar dan kelompok ektrimis. Ia mengenang masa pahit yang dialaminya saat ditemui di tempat penampungan muslim Rohingya di Hotel Beraspati, Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Sumut, Kamis (7/9/2017).

Dia menceritakan kejadian yang dialaminya dengan bahasa Indonesia yang belum fasih dan terkadang bercampur dengan bahasa Inggris. “Bagi kami hal yang biasa jika militer Myanmar dan kelompok ekstrimis Buddha membunuh Rohingya atau memukuli kami,” ujarnya.

Hotel Beraspati, Jalan Jamin Ginting, Medan, tempat muslim Rohingya ditampung. medansatu.com/suheri)

Saat wawancara berlangsung, Kamal menunjukkan kedua kakinya yang penuh dengan bekas luka. Tak terhitung berapa jumlah luka yang terlihat hitam itu. Luka-luka itu didapatnya pada tahun 2015 silam. “Ini bekas luka karena saya ditangkap militer. Kaki saya ditendang dan pukul pakai senjata,” kenangnya.

BERITA REKOMENDASI GOOGLE

Loading...
banner imaji
Web Analytics