Langgar Lalulintas, 14 Pelajar Keroyok Polisi, Dua Kali Dibacok Celurit…

Ilustrasi. (medansatu.com/net)

MEDANSATU.COM, Banten – Tak senang ditegur karena melanggar lalulintas dan membahayakan keselamatan, 14 pelajar malah mengeroyok polisi. Korbannya merupakan polisi lalulintas (Polantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel), Aiptu Sugiri.

Tak cuma memukul, para pelajar itu juga membacok Aiptu Sugiri menggunakan celurit. Saat ini ke-14 pelajar itu telah diamankan untuk proses hukum selanjutnya.

“14 pelajar itu diamankan dalam tindak pidana kekerasan di muka umum secara bersama-sama,” kata Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widyanto, Selasa (12/9/2017).

Dijelaskannya, penganiayaan dan pengeroyokan tersebut terjadi pada 7 September 2017 lalu. Saat itu para pelajar tersebut sedang menumpangi truk beramai-ramai di Jalan Raya Puspitek.

Aiptu Sugiri yang saat itu sedang mengatur lalulintas pun memberikan teguran. Ia menghentikan truk dan meminta para pelajar yang naik di bumper dan bak truk untuk turun.

Namun, seorang pelajar berinisial A tak terima. Sehingga terjadi adu mulut. A kemudian memukul korban, namun berhasil ditangkis. Lalu, R dan A mengeroyok Aiptu Sugiri.

“Pelaku R dari arah belakang membacok menggunakan bagian tumpul celurit sebanyak 2 kali dan mengenai punggung kiri korban,” imbuh Dia.

Warga yang melihat kejadian itu langsung mencoba mengejar pelaku. Kawanan pelajar itu sempat kabur sebelum akhirnya ditangkap satu per satu.

“Semua tersangka berstatus di bawah umur. Mereka dijerat pasal 170 KUHP dan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan,” tandasnya. (sumber: detik.com)

BERITA REKOMENDASI GOOGLE

Loading...
Iklan Pemko 1 Muharram
banner imaji