Penghina Ibu Negara Iriana Jokowi Ternyata Mahasiswa di Palembang…

(ilustrasi/jawapos)

MEDANSATU.COM, Palembang – Seorang mahasiswa warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), DI, ditangkap polisi karena menghina ibu negara, Iriana Jokowi.

DI ditangkap Polrestabes Bandung karena menghina ibu negara dengan kata-kata tidak pantas di akun Instagramnya @ warga_biasa. Selain tak pantas, postingan DI juga berisi ujaran kebencian.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kasat Reskrim Polrstabes Bandung AKBP Yoris Marzuki. “Tersangka DI ditangkap di rumah orangtuanya, Jalan Jepang KM 11 No 1088, Kecamatan Alang-alang lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel),” katanya, Selasa (12/9/2017).

Dijelaskannya, postingan itu diunggah DI pada Kamis 7 September 2017. Ia memposting foto ibu negara dengan tulisan yang sangat tidak pantas diucapkan siapa pun.

Polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mengamankan satu orang yang diduga mengetahui tentang kegiatan pelaku.

“Setelah dilakukan penyelidikan pada hari Jumat tanggal 8 September 2017, telah mengamankan saudari DW di daerah Laswi kota Bandung sebagai saksi yang mengetahui keberadaan pelaku utama yang diketahui berinisial DI,” ujarnya.

Usai mendapatkan informasi tentang DI dari DW, polisi langsung menurunkan tim untuk melakukan pengejaran terhadap DI ke Palembang.

“Selanjutnya Pada hari Sabtu tanggal 9 September 2017 yang lalu, kami (Yoris) bersama tim langsung berangkat ke Palembang guna melakukan penangkapan terhadap pelaku utama (DI),” jelasnya.

Kemudian pada Senin (11/9/2017), polisi menangkap DI. Ia diketahui bersembunyi di rumah orangtuanya yang berada di daerah Palembang.

Dari tangan DI, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni 2 buah HP dengan sim card-nya. Lalu, 1 buah bendera HTI dan satu buah gantungan kunci bergambar HTI. (*/bbs)

BERITA REKOMENDASI GOOGLE

Loading...
Iklan Gerak Jalan
banner imaji
Web Analytics