Kamar Hotel Sudah Dipesan, Peralatan ‘Tempur’ Ready, Eh… Polisi Datang, Gagal Dapat ‘Enak’…

Kedua tersangka saat ditanyai penyidik Polsek Medan Sunggal. (jh siahaan/medansatu.com)

MEDANSATU.COM, Medan – Kamar hotel sudah dipesan, peralatan ‘tempur’ telah ready, barang ‘enak’ juga sudah dibeli. Tapi ‘pesta’ gagal digelar karena polisi keburu datang.

Inilah nasib Julham (44), warga Jalan Tanjung Selamat Gang Percobaan, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal dan Muhammad Robbi Setiawan (21), warga Jalan Perpas, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal.

Keduanya gagal dapat ‘enak’, batal ‘nyedot’ karena digerebek polisi. Mereka ditangkap petugas Polsek Medan Sunggal di Kamar No. 3 Hotel KDS, Jalan Flamboyan Raya, Medan Tuntungan.

“Dari dua tangan tersangka diamankan barang bukti 1 buah pipet kaca dan 2 bungkus plastik kecil sabu,” kata Kapolsek Medan Sunggal Kompol Daniel Marunduri SH SIK didampingi Kanit Reskrim, Iptu Martua Manik SH MH, Rabu (13/9/2017).

Kompol Daniel Marunduri menjelaskan, penangkapan kedua tersangka berawal saat pihaknya menerima informasi di salah satu kamar Hotel KDS sedang berlangsung pesta sabu.

Menerima informasi tersebut, jelas Daniel Marunduri, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan melihat Muhammad Robbi Setiawan baru keluar dari kamar No. 3. “Personel pun menangkapnya dan membawa masuknya kembali ke kamar,” terangnya.

Di dalam kamar, tambah Daniel, personel menemukan Julham sedang tidur-tiduran. Saat diperiksa, ditemukan 2 bungkus plastik kecil sabu dari tangan Julham. “Setelah ditanyai, kedua tersangka menerangkan hendak menggunakan sabu di kamar hotel,” beber Daniel.

Saat ini kasusnya sedang dikembangkan untuk membekuk pengedar sabu langganan kedua tersangka. “Keduanya dijerat denga Pasal 112 ayat 1 subs Pasal 132 ayat 1 jo Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,” pungkasnya. (jh siahaan)

 

BERITA REKOMENDASI GOOGLE

Loading...
Iklan Pemko 1 Muharram
banner imaji