Mantan Mahasiswa Unimed Penista Agama Divonis 16 Bulan Penjara…

(ilustrasi/ist)

MEDANSATU.COM, Medan – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 16 bulan penjara (1 tahun 4 bulan) untuk terdakwa perkara penistaan agama-mantan mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed), Wiranto Banjarnahor, Rabu (13/9/2017).

Terdakwa dinyatakan bersalah karena mengunggah postingan yang dinilai sebagai ujaran kebencian terhadap agama Islam, yakni penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Postingan itu diunggah ke Facebook menggunakan akun palsu, Eka Bangun Persada.

“Mengadili, menyatakan, dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana 1 tahun dan 4 bulan. Dipotong selama masa penahanan, dengan perintah terdakwa tetap dalam tahanan,” ujar ketua majalis hakim, Sabarulina Ginting, dalam sidang di Ruang Cakra II PN Medan.

Pada amar putusan, majelis hakim menyatakan mempertimbangkan pembelaan terdakwa yang telah menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh umat Islam atas perbuatannya. Dan, menyatakan telah menyesali perbuatannya.

Ketua majelis juga menyampaikan hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Menurut Sabarulina Ginting, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa bisa menimbulkan konflik antar umat beragama di Indonesia. Sedangkan yang meringankan, terdakwa mengakui kesalahan dan telah diberhentikan dari kampus.

Vonis ini lebih ringan dari dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Sindu Hutomo, yang sebelumnya menuntut terdakwan dengan hukuman 2 tahun penjara. Jaksa menilai terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penistaan agama.

Sekadar mengingatkan, akibat postingannya, terdakwa diamankan Polrestabes Medan dari kamar kosnya, Jalan Pancing, Medan pada Selasa (16/5/2017) lalu. Setelah dijadikan tersangka oleh polisi, pihak Unimed kemudian memecat terdakwa. (acan)

Loading...
Iklan Pemko 1 Muharram
banner imaji