Tim Jaksa Geledah Kantor Perusda Pemkab Taput, Ini Kasusnya…

Tim Kejari Taput usai menggeledah kantor Perusda Pertambangan dan Industri di Tarutung. (bisnur sitompul/medansatu.com)

MEDANSATU.COM, Taput – Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), menggeledah Kantor Perusahaan Daerah (Perusda) Pertambangan dan Industri Pemkab Taput, Rabu (13/9/2017).

Penggeledahan yang dilakukan sejumlah penyidik dari Kejari Taput, berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Hal ini sebagai tindak lanjut pemeriksaan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan dan pendirian 1 unit Stone Crusher (mesin pemecah batu) tahun anggaran 2015 senilai Rp 2,138 miliar.

Kasus ini telah diselidiki oleh Kejari Taput sejak Juli 2017 lalu. Sejauh ini sejumlah pihak telah diperiksa, di antaranya Direktur Utama (Dirut) Perusda Pertambangan dan Industri, SS. Sejumlah Dewan Pengawas Perusda juga telah diperiksa, yakni ERT, FMG dan AB.

Pantauan medansatu.com, Tim dari Kejari Taput yang dipimpin langsung oleh Kasipidsus Symon Morrys SH terlihat menggeledah ruangan Dirut dan membawa sejumlah dokumen yang berkaitan dengan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi tersebut ke kantor Kejari Taput.

Symon Morrys SH kepada sejumlah wartawan mengatakan, penggeledahan ini bagian dari penyelidikan yang dilakukan pada bulan Juli lalu dan merupakan perintah Kepala Kejari Taput yang didasari izin penggeledahan dari Pangadilan Negeri (PN) Tarutung.

Terkait dokumen yang disita hari ini, katanya, untuk menambah barang bukti yang sudah terlebih dulu disita, berupa alat bukti surat maupun dokumen untuk memperkuat adanya dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan pendirian 1 unit Stone Crusher yang anggarannya bersumber pada APBD Taput tahun anggaran 2015 silam.

BERITA REKOMENDASI GOOGLE

Loading...
Iklan Gerak Jalan
banner imaji
Web Analytics