Umi Kalsum Digantung di Pohon Sampai Mati di Baloi Kolam, Batam

Terdakwa Darwis saat akan disidang. (foto: jim/batamnews/medansatu)

MEDANSATU.COM, Batam – Sadis! Umi Kalsum dibunuh dengan cara digantung di pohon di Baloi Kolam, Lubuk Baja, Batam.

Kasus pembunuhan keji itu mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, dengan terdakwa Darwin. Dalam sidang dengan agenda keterangan saksi itu, sejumlah fakta pun terungkap.

Dalam keterangan saksi disebutkan, sebelum Umi Kalsum ditemukan terbunuh (sebelumnya dikira gantung diri), terdakwa terlihat sering berada di sekitar lokasi pembunuhan.

Terungkap juga, wanita asal Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), itu dibunuh dengan cara digantung di pohon menggunakan kain sarung oleh terdakwa.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Endi Nurindra menjadi perhatian para pengunjung. Saksi dalam persidangan mencapai 30 orang. “Bisa tertunda sidang lain ini,” ujar Endi Nurinda, Rabu (13/9/2017).

Majelis hakim pertama kali memeriksa saksi Rupinus, orang yang pertama kali menemukan Umi Kalsum. Selain Rupinus juga hadir sebagai saksi Ketua RT Timoteus.

Rupinus menceritakan awal kejadian menemukan mayat Umi. Ia curiga melihat ada sebuah benda yang bergantung diatas pohon. Ia pun mendekati pohon tersebut sebab jarak penemuan korban dengan rumahnya tidak begitu jauh.

“Saya lihat ada sebuah benda bergantung dipohon saya kira boneka makanya saya dekati korban karena jarak rumah saya dekat dengan penemuan tersebut ternyata ada seseorang mayat wanita sudah tergantung di pohon kemudian saya laporkan ke Pak RT Timoteus,” ujar Rupinus di ruang sidang Tirta PN Batam.

Rupinus menuturkan, setelah itu menyampaikan ke Pak RT dan menelepon polisi. “Pak RT menelepon untuk menghubungi polisi,” ujarnya.

Sementara itu dalam kesaksiannya Timoteus menyebutkan pernah melihat tersangka satu bulan sebelum Umi Kalsum di sebuah warung di Baloi Kolam. “Benar yang mulia, saya pernah melihat Darwis satu bulan sebelum Umi Kalsum terbunuh di sebuah warung di Baloi Kolam,” katanya. (jim)

BERITA REKOMENDASI GOOGLE

Loading...
Iklan Pemko 1 Muharram
banner imaji