Suami Kejam, Perut Istri Hamil 8 Bulan Ditendang Hingga Pendarahan dan Melahirkan…

(ilustrasi/ist)

MEDANSATU.COM, Jakarta – Pria bernama Kasdi (21) ini entah suami cap apa? Istrinya, Lina Rahmawati (21) yang lagi hamil 8 bulan malah ditendang dan injak perutnya sampai pendarahan dan melahirkan.

Akibat perbuatannya, si istri kritis dan terpaksa menjalani operasi caesar di RS Budi Kemuliaan, Jakarta. Tragisnya, bayi malang yang diberi nama M Ridho itu tewas setelah 3 hari dilahirkan. Sedangkan istrinya masih kritis di rumah sakit.

Kini, suami keji itu telah ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta membenarkan tersangka telah diamankan dan ditahan di sel, Selasa (9/1/2018).

Mantan Kapolrestabes Medan itu mengatakan, saat ini tersangka masih diperiksa intensif oleh penyidik Subdit Remaja, Anak dan Wanita (Renakta). “Masih dalam pemeriksaan penyidik,” katanya.

Perbuatan Kasdi dilakukan pada Kamis (4/1/2018) lalu di rumahnya, Jalan Tanah Tinggi Gg 12 RT 09/07 Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Saat itu Lina sedang duduk di kasur di rumah kontrakannya. Tiba-tiba Kasdi masuk dan menendang perut istrinya hingga terjengkang.

Kekejian Kasdi tak hanya sampai di situ. Tanpa belas kasihan, Kasdi kemudian menginjak perut istrinya hingga pendarahan. Kasdi mengamuk karena menuduh anak yang dikandung istrinya bukan darah dagingnya.

Lina langsung membantah tuduhan suaminya. Dia mengatakan, anak yang dikandungnya merupakan buah cinta pernikahan mereka. Tapi Kasdi tak percaya dan makin kesetanan. Dia lalu menginjak-injak pinggang kiri korban hingga beberapa kali sambil membogem wajah istrinya.

Esoknya, Jumat (5/1/2018), pendarahan Lina semakin hebat. Oleh orangtuanya, ia dilarikan ke puskesmas terdekat. Karena kondisinya kritis, pihak puskesmas lalu merujuknya ke RS Budi Kemuliaan. Saat mengantar ke rumah sakit, Kasdi juga ikut.

Baca juga
Dituduh Main Brondong, Ibu Muda Berdarah-darah Diembat Suami...

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak rumah sakit kemudian memutuskan melakukan operasi caesar untuk menyelamatkan ibu dan bayinya. Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itupun kemudian dilaporkan ke polisi. (*/bbs)

loading...
Loading...
banner imaji
Loading...