Mahasiswi Cantik di Labura Dibunuh Setelah ‘Bercinta’ di Kebun Sawit, Ini Pengakuan Tersangka…

Tersangka H saat konferensi pers di Mapolres Labuhanbatu. (medansatu.com/habibi)

MEDANSATU.COM, Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu menggelar konferensi pers penangkapan pelaku pembunuhan mahasiswi cantik, SL, yang mayatnya ditemukan tanpa celana dalam di area Kebun Sawit Afdeling IV, Desa Londut, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut), Rabu (14/2/2018).

“Tersangka H (24) menyerahkan diri ke Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) usai kabur ke Padang Matinggi, Kota Padang Sidimpuan, untuk menemui istri dan anaknya,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang didamping Kasat Reskrim AKP Teuku Fathir dan Kapolsek Kualuh Hulu, AKPĀ Romson Sihombing.

Saat konferensi pers itu, medansatu.com sempat mewawancarai tersangka perihal motif pembunuhan sadis yang dilakukannya. Tersangka pun menceritakan pembunuhan yang dilakukannya, dari awal hingga ia melarikan diri ke Sidimpuan hingga menyerahkan diri ke Polres Tapsel.

Tersangka mengaku, ia pacaran dengan mahasiswi cantik sejak 2 bulan lalu. Selama pacaran, tersangka mengaku telah 2 kali ‘bercinta’ atau ‘gituan’. Perbuatan ‘terlarang’ itu itu dilakukan pada sebulan lalu, dan pada hari kejadian pembunuhan. Lokasinya pun sama, yakni areal kebun sawit Afdeling IV Desa Londut, tempat mayat korban ditemukan.

Jasad korban setelah dievakuasi. (medansatu.com/ist)

Pada hari pembunuhan itu, ia janji ketemuan dengan korban di lokasi, setelah korban pulang kuliah, malam selepas Maghrib. “Setelah ketemu kami ngobrol di bawah pohon sawit, lalu kami melakukannya (gituan). Setelah melakukan kami ngobrol lagi, lalu saya pinjam uang sebanyak Rp 700 ribu, tak gak dikasihnya,” ujar tersangka.

loading...
Loading...
banner imaji
Loading...