“Kami Takut Jatuh ke Sungai, Untung Ada Bapak-bapak TNI…”

Personel TNI membantu menyeberangkan siswa SD melalui jembatan darurat. (foto: Media Centre Kodam IM)

MEDANSATU.COM, Aceh – Satuan Penugasan TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-101 Kodim 0104/Aceh Timur membantu siswa/i SDN Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, seberangi jembatan darurat untuk menuju sekolah, Selasa (10/4/18).

Jembatan darurat yang terbuat dari batang pinang ini biasa digunakan warga Desa Pante Rambong dan warga Desa Alui Mirah dalam aktifitas sehari-hari. Terlebih dengan adanya pusat pendidikan setingkat Sekolah Dasar (SD) yang berlokasi di desa Pante Rambong, sehingga mengharuskan bocah-bocah itu menyeberangi jembatan darurat yang terbuat dari batang pinang untuk sampai ke sekolah.

(foto: Media Centre Kodam IM)

Seperti Fira Maulida (11), siswi kelas V SDN Pante Rambong. Dia mengatakan, ia dan teman-temannya yang tinggal di Desa Alui Mirah harus melewati jembatan ini setiap pagi saat hendak ke sekolah. Jarak yang cukup jauh dari rumah ke sekolah membuat mereka memilih menggunakan sepeda, meski harus melewati jembatan darurat itu.

“Terkadang kami takut jatuh ke sungai, batang pinang yang kami lewati tidak ada pegangan. Untung ada bapak-bapak TNI membantu kami menyeberangi jembatan”, ucapnya.

Babinsa Ramil 20/Ptb Kopda Dede Saputra membenarkan hal itu. Ia mengatakan, ada jalan lain yang dapat ditempuh jika hendak menuju SDN Pante Rambong yang berada di desa binaannya tersebut. “Namun jaraknya yang cukup jauh membuat warga lebih memilih melewati jembatan ini untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari,” pungkasnya.

(Artikel ini dikirim Media Center Kodam Iskandar Muda kepada redaksi medansatu.com)

loading...
Loading...
banner imaji
Loading...