Empati Sihar Sitorus Terhadap Kehidupan Nelayan Pantai Labu Bikin Haru…

Dua orang anak kecil sibuk membantu nelayan melepaskan ikan hasil tangkapan mereka. (foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Deli Serdang – Kunjungan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sihar Sitorus di Pantai Labu, Deli Serdang, ia ungkapkan melalui tulisan status akun Instagram miliknya.

Di akun Instagram tersebut Cawagub Sumut nomor urut dua tersebut menuliskan empati terhadap kehidupan nelayan di sana. Dengan judul tulisan “MENENGOK KERASNYA KEHIDUPAN NELAYAN PANTAI LABU..”, Sihar mengungkapkan rasa prihatin yang cukup mendalam. Demikian keterangan tertulis yang diterima medansatu.com, Selasa (17/2018).

MENENGOK KERASNYA KEHIDUPAN NELAYAN PANTAI LABU.. Saya menyinggahi kawasan Pantai Labu, Deliserdang dan menyapa nelayan yang baru saja pulang melaut. Sesampainya di sana, beberapa nelayan tampak menepikan kapalnya ke laut. Beberapa orang anak kecil sibuk membantu nelayan melepaskan ikan hasil tangkapan mereka. Meskipun hasil tangkapan tak banyak, wajah mereka tetap semringah. Belajar bersyukur atas rezeki di laut hari ini. Anak sekecil itu harus ikut membantu orangtuanya. Padahal mungkin mereka bisa lebih banyak menghabiskan waktu dengan belajar dan bermain. Tapi ini soal hidup yang tidak sesuai harapan. Perekonomian masyarakat pesisir yang harus tetap diangkat derajatnya. Nelayan nantinya harus bisa berpikir tenang ketika melaut. Alat tangkap tersedia, peluang jual juga bertambah. Istrinya bisa jadi ibu rumahtangga sambil menjalankan bisnis sampingan sambil menunggu suami pulang. Mereka harus dilatih dan diberdayakan. Si anak jangan dipikirkan sekolahnya. Karena sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk menyiapkan biaya sekolah mereka. GRATIS DAN BERKUALITAS. Kartu Sumut Pintar dan Sumut Sehat.. Nelayan harus bahagia dan sejahtera! #MainCepat #PerubahanSudahDekat #SumutBersih #SumutHebat #DjarotSihar #NomorDua #GerakSama #Djoss #Deliserdang #Nelayan

A post shared by Sihar Sitorus Official (@therealsiharsitorus) on

Dalam alinea pertama, Sihar mengungkapkan “Saya menyinggahi kawasan Pantai Labu dan menyapa nelayan yang baru saja pulang melaut. Sesampainya di sana, beberapa nelayan tampak menepikan kapalnya ke laut. Beberapa orang anak kecil sibuk membantu nelayan melepaskan ikan hasil tangkapan mereka. Meskipun hasil tangkapan tak banyak, wajah mereka tetap semringah. Belajar bersyukur atas rezeki di laut hari ini,”

Baca juga
Berdua Bareng Pacar di Gubuk, Pria Ini Tak Berkutik Dikepung Polisi Saat Sedang...

Sihar juga mengulas sedikit tentang kehidupan masyarakat di sana, khususnya kehidupan anak anak yang dilihatnya ikut bekerja membantu orangtuanya dengan berbagai aktivitas nelayan. Hal itu dituliskannya dalam alinea kedua: “Anak sekecil itu harus ikut membantu orangtuanya. Padahal mungkin mereka bisa lebih banyak menghabiskan waktu dengan belajar dan bermain. Tapi ini soal hidup yang tidak sesuai harapan. Perekonomian masyarakat pesisir yang harus tetap diangkat derajatnya”.

Sihar menambahkan pada paragraf ketiga: “Agar nanti nelayannya harus bisa berpikir tenang ketika melaut. Alat tangkap tersedia, peluang jual juga bertambah. Istrinya bisa jadi ibu rumahtangga sambil menjalankan bisnis sampingan sambil menunggu suami pulang. Mereka harus dilatih dan diberdayakan. Si anak jangan dipikirkan sekolahnya. Karena sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk menyiapkan biaya sekolah mereka. GRATIS DAN BERKUALITAS. Kartu Sumut Pintar dan Sumut Sehat.. Nelayan harus bahagia dan sejahtera.” (medansatu.com/rel/hendrix)

loading...
Loading...
banner imaji
Loading...