Loading...

3 Penari Erotis Itu Histeris Saat Dijebloskan ke Sel…

Ketiga penari erotis saat diperiksa penyidik Polres Barelang. (foto: batamnews/medansatu)

MEDANSATU.COM, Batam – Tiga penari erotis, H, R dan N, dijadikan tersangka dalam kasus pornoaksi oleh Polres Barelang, Batam. Ketiga wanita cantik langsung menjerit histeris saat dijebloskan ke sel tahanan, Selasa (17/4/2018).

Loading...

Para wanita cantik itu diamankan setelah tampil dalam seksi dancer di Dataran Engku Putri, Batam. Selain 3 wanita itu, penyidik Polres Barelang menetapkan 2 tersangka dalam kasus ini, termasuk panitia kegiatan.

Penyidik Unit V Polres Barelang merampungkan berita acara pemeriksaan (BAP) ketiga penari yang bekerja di Morena Pub tersebut. Mereka pun dijebloskan ke sel tahanan pukul 03.00 WIB dini hari tadi bersama dengan H dan A, pengurus ormas PMR.

“Semalam hingga pukul 03.00 WIB berita acara pemeriksaan siap dibuat, ketiga penari tersebut langsung kita jebloskan ke sel tahanan di Polres dan mereka meraung-raung histeris karena syok,” ujar seorang penyidik kepada batamnews.co.id (grup medansatu.com).

Ketiganya dijerat pasal 34 Undang Undang Pornografi No 44 Tahun 2008 dengan ancaman 10 tahun penjara. “Karena ketiga penari tersebut bekerja di Morena Pub, rencana akan kami panggil pemiliknya ke Polresta Barelang,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Penjaga Marwah Rudi Aksa Lahatu beserta para pengurus membubarkan ormas tersebut dengan alasan telah menciderai Wali Kota Batam Rudi sebagai Panglima Penjaga Marwah Rudi.

“Pembubaran Penjaga Marwah Rudi ini dibubarkan atas inisiatif para pengurus di mana telah mencederai Walikota Batam Rudi sebagai Panglima Penjaga Marwah Rudi,” ujar Aksa Lahatu

Aksi itu terjadi saat gelaran acara pesta rakyat yang digelar oleh ormas PMR dan komunitas NVLF, Sabtu (14/4/2018). (jim)

loading...
Loading...
banner imaji
Loading...