Loading...

Klepek-klepek Kena Rayuan Maut, Gadis Itu Pasrah Diajak ke Gubuk, Lalu Terjadilah…

JFB saat diamankan di Polres Langkat. (foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Langkat – Gadis 17 tahun itu, NF (17), langsung klepek-klepek saat dirayu pemuda ini, JFB (26). Ia pun pasrah di bawah ke dalam gubuk di tengah ladang. Lalu terjadilah…

Loading...

Akibat perbuatannya, pemuda warga Jalan Benteng, Desa Titi Besi, Langkat, Sumatera Utara (Sumut), itu dilaporkan orangtua NF ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Langkat.

Informasi yang dihimpun, Selasa (15/5/2018), JFB diamankan polisi dari kediamannya pada Senin kemarin (14/5/2018). Sementara peristiwa JFB merenggut kegadisan NF terjadi pada pekan lalu di Desa Kelingan, Kecamatan Batang Serangan.

Kepada wartawan, Kapolres Langkat AKBP Dedy Indriyanto melalui Kasat Reskrim AKP M Firdaus mengatakan, penangkapan JFB sesuai dengan surat laporan orangtua korban No: LP/313 /V/2018/SU/LKT tanggal 07 Mei 2018.

Dijelaskannya, pencabulan terhadap korban berawal saat JFB mengajak gadis cantik itu untuk jalan-jalan dengan tujuan ke Desa Kelingan. Namun di tengah jalan, pelaku malah membelokkan sepeda motornya ke sebuah gubuk yang ada di tengah jalan.

Herannya, gadis itu mau saja diajak JFB untuk singgah ke dalam gubuk di kawasan sepi tersebut. Nah, saat berdua di dalam gubuk, pemuda itupun melancarkan rayuan maut. NF pun langsung klepek-klepek termakan rayuan gombal itu. Singkat cerita, siang itu JFB berhasil merenggut keperawanan gadis itu di dalam gubuk.

Usai melakukan perbuatan mesum, JFB kemudian memberikan uang Rp 500 ribu kepada NF, lalu mengantarnya pulang. Di rumah, NF yang merasa bersalah telah menyerahkan kegadisannya, tampak murung. Hal ini membuat orangtuanya curiga. Saat diinterogasi, akhirnya NF menceritakan perbuatan terlarang yang baru dilakukannya bersama JFB.

Marah, sudah pasti. Orangtua NF kemudian membawa anak gadisnya ke Polres Langkat untuk membuat pengaduan. “Berdasarkan hasil visum dan pemeriksaan sejumlah saksi, JFB kemudian diamankan,” terangnya. (*/medansatu.com/suheri)

loading...
Loading...
banner imaji
Loading...