2 Pria Asal Aceh Itu Hanya Bisa Pasrah Saat Barang Miliknya Dibakar…

Wakapolsek Medan Sunggal AKP Artha Sebayang; Kanit Reskrim Iptu Budiman SE, berikut ketiga tersangka saat pemusnahan barang bukti. (jh siahaan/medansatu.com)

MEDANSATU.COM, Medan – Dua warga asal Aceh itu hanya bisa pasrah barang miliknya dibakar polisi. Kobaran api diikuti asap tebal langsung membumbung ke udara.

Ketiga warga asal Aceh tersebut masing-masing berinisial SDM alias Dirman alias Datok (20) dan MN alias Adam (33). Mereka merupakan warga Jalan Desa Jurung SDN 14 Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Tak hanya berdua, turut bersama mereka, SA (41), warga Jalan Abadi, Gang Mulia, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Medan.

Mereka bertiga diajak polisi menyaksikan pembakaran 37 Kg (37 bal) ganja yang mereka selundupkan dari Aceh ke Medan. Pembakaran ganja tersebut merupakan cara Polsek Sunggal-Polrestabes Medan dalam memusnahkan barang bukti.

“Barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 37 bal ganja dengan cara dibakar dimasukkan ke dalam tong. Untuk barang bukti di persidangan telah disisihkan sebanyak 192 gram,” kata Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna SH SIK MHum didampingi Kanit Reskrim, Iptu Budiman Simanjuntak SE dan Panit Reskrim, Ipda Jefri Simamora.

Kompol Wira menuturkan, pemusnahakan ganja kering asal Aceh tersebut dipimpin langsung Wakapolsek Medan Sunggal, AKP Artha Sebayang; Kanit Reskrim, Iptu Budiman SE; Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Pancur Batu, Anita SH dan Kuasa Hukum ketiga tersangka, James Simanjuntak SH.

Ketiga tersangka diciduk bersama barang bukti ganja sesuai informasi dari masyarakat saat istirahat di Hotel Maltra In. “Dari keterangan kedua tersagka diperoleh informasi jika ganja tersebut disimpan di rumah teman pelaku, yakni SA yang saat itu akan berangkat ke Pekanbaru, Riau,” ujarnya.

Para tersangka dan berkasnya telah dilimpahkan ke kejaksaan untuk menjalani proses persidangan. “Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 111 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” pungkasnya. (jh siahaan)

loading...
Loading...
Polsek Medan Kota M
Polsek Percut M
banner imaji
Loading...