Pilu! Tubuh Balita 3,5 Tahun di Sergai Ini Terus Mengecil, Hanya Bisa Merintih…

Kadinkes Sergai dr Bulan Simanungkalit bersama staf dan camat Teluk Mengkudu M Fahmi saat menjenguk Nazwa. (medansatu.com/one)

MEDANSATU.COM, Sergai – Kepala Dinas Kesehatan Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), dr Bulan Simanungkalit, didampingi Kabid Kesmas, drg Tatik Iswandari, bersama staf dan Camat Teluk Mengkudu, M Fahmi, mengunjungi Nazwa Amalia yang akrab disapa Nazwa.

Mereka menjenguk bocah 3,5 tahun itu yang tiga tahun lebih terbaring sakit di kediamannya, Dusun II, Desa Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Selasa (13/3/2018). Kedatangan rombongan disambut kedua orangtua Nazwa, Ismail (29) dan Nanda Kurnia (29).

dr Bulan Simanungkalit mengatakan, kedatangan mereka merupakan wujud Gerakan Empati Masyarakat Sakit (Gemas) untuk mengetahui secara pasti apa sebenarnya keluhan masyarakat yang menderita sakit.

Dia mengatakan, gizi buruk Nazwa tidak murni pada keterbatasan ekonomi, tidak murni karena masalah metabolisme tubuh tapi ada masalah pada otaknya. Dalam hal ini, kata Bulan, Dinkes akan kembali melakukan konsultasi kepada dokter spesialis RSUD Sultan Sulaiman dengan menugaskan para puskesmas untuk memberikan stimulan secara kekat.

“Memberikan stimulan yang dibutuhkan Nazwa adalah asupan gizi, fisioterapi dan juga penanganan serta apa penyebabnya Nazwa sering kejang. Sekarang ini puskesmas membantu memberikan bantuan susu formula. Untuk perawatannya, Nazwa mendapat pelayanan puskesmas, RSUD Sultan Sulaiman dan RS Grand Medistra, Lubuk Pakam,” ucapnya.

Sementara itu Ismail mengatakan, anak bungsu dari tiga bersaudara ini lahir dalam keadaan normal. Namun setelah berumur 3 bulan terlihat kelainan, di mana Nazwa setiap malam rewel dan suka menangis. “Ia sulit makan, untuk asupan tubuhnya kami memberikan susu, namun semakin lama tubuh Nazwa semakin mengecil dan tidak seperti tubuh anak seusianya,” ujarnya.

Kesehariannya, Nazwa hanya terbaring dan berdiam beralaskan bantal di kepala. Tubuhnya sangat sulit untuk digerakkan. Sesekali mata Nazwa berkedip, suara yang dihasilkan hanya rintihan dan terkadang menangis.

Baca juga
VIDEO: Rumah Mewah Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap di Medan Digeledah KPK...

“Berobat secara medis sudah cukup, berobat di luar medis juga sudah kami lakukan. Namun hingga saat ini belum ada kesembuhan. Namun harapan sembuh itu tetap ada sama kami,” ucap karyawan kebun PT Socfindo Matapao ini didampingi istrinya.

Sementara Camat Teluk Mengkudu, M Fahmi menyambut baik program GEMAS. Ia mengatakan, Nazwa selama ini tetap mendapat bantuan perawatan. ”Kami sempat kaget kok ada gizi buruk, namun ternyata penyakit lain. Kami tetap berkoordinasi dengan puskesmas,” ucap Fahmi.

Dalam kesempatan itu dr Bulan Simanungkalit memberikan bantuan susu formula dan roti untuk Nazwa. Ia juga memberikan saran kepada kedua orangtuanya agar tetap rutin melakukan pengecekan kesehatan Nazwa. (one)

loading...
Loading...
Loading...