Tim Penangan Djarot-Sihar: Josua yang Alihkan Dukungan, Sudah Lebih Dulu Diberhentikan

Mantan Relawan Djarot Sihar Fansclub, Joshua Hendra Sipahutar yang mengalihkan dukungan ke paslon lain. (foto: bcl comm)

MEDANSATU.COM, Medan – Koordinator Relawan Djarot-Sihar dari Posko Pemenangan Cipto, DR Ricky Sitorus, menanggapi pengakuan mantan Relawan Djarot-Sihar Fansclub, Joshua Hendra Sipahutar, yang mengalihkan dukungan ke pasangan calon (paslon) lainnya.

Menurut Ricky, sebelum mendeklarasikan dukungan ke Eramas, Joshua Hendra Sipahutar sudah terlebih dulu dipecat secara tidak hormat dari relawan Djarot Sihar. Pemecatan itu dilakukan pada bulan Februari 2018.

“Saya yang menandatangani sendiri surat pemecatannya. Kalau sekarang beralih dukungan, ya silakan saja. Karena kami juga sudah memecat secara tidak hormat dan ada bukti file-nya,” tegasnya, Selasa (15/5/2018), dalam keterangan tertulis yang diterima medansatu.com, Rabu (16/5/2018).

Secara prinsip, relawan Djarot Sihar bekerja secara mandiri dan sepenuh hati. Pada dasarnya, relawan yang berdiri di barisan Djarot Sihar adalah masyarakat Sumatera Utara yang menginginkan perubahan dan menggunakan hati nurani untuk memenangkan DJOSS.

“Kita tidak mau menggunakan money politic, itu salah satu alasan kuat pemecatan beliau,” ujar Ricky.

Sesudah pemecatan ini, diakui Ricky terdengar kabar Joshua Hendra Sipahutar beralih dukungan ke beberapa pihak. Namun, hal ini tidak dianggap sebagai masalah. Menurutnya, hak setiap orang untuk mengalihkan dukungan. “Kami percaya relawan yang masih setia mendukung DJOSS adalah yang terbaik,” katanya.

Menegaskan informasi pemecatan ini, Ketua Tim Advokat dan Penertiban Relawan DJOSS Posko Pemenangan Cipto, Marihot Siahaan SH MH menuturkan, anggota yang tergabung dalam relawan Djarot Sihar Fans Club masih setia bergabung di barisan relawan DJOSS.

Marihot mengimbau agar seluruh Relawan DJOSS semakin merapatkan barisan. Mengingat perjuangan akan semakin keras dan penuh intrik, khususnya pembusukan dari berbagai pihak.

“Mari kita rapatkan barisan dan tetap berjuang dengan sepenuh hati untuk memenangkan DJOSS. Jangan terpengaruh dengan intrik dan konflik yang bisa merusak nama DJOSS,” tutupnya. (medansatu.com/rel/bcl comm)

loading...
Loading...
Loading...